Berlaku 6 Mei 2021, Ingat Lagi Rincian Aturan Larangan Mudik Lebaran 2021

Written by Nice on May 26, 2020 in Vaksinasi Covid Mandiri with no comments.

Dari jumlah tersebut, kata Syafrin terdapat ribuan kendaraan yang diputarbalikkan karena tidak memenuhi syarat perjalanan selama masa pelarangan mudik. Aturan pelarangan mudik lebaran banyak menuai kritik publik lantaran bertolak belakang dengan kebijakan dibolehkannya kegiatan wisata. Meski paradoks, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno punya strategi untuk memastikan kegiatan wisata tidak memicu lonjakan kasus Covid-19.

Pemerintah melarang masyarakat mudik menjelang Hari Raya Idulfitri untuk mengurangi penyebaran virus corona (Covid-19). Data diri di eHAC meliputi nama depan, nama belakang, umur, jenis kelamin, warga negara, nomor identitas, provinsi tujuan, kabupaten atau kota tujuan, kecamatan tujuan, alamat, nomor ponsel, tanggal kedatangan, nama kendaraan, dan nomor kursi. Anak-anak di bawah usia 5 tahun tidak diwajibkan untuk melakukan tes RT-PCR/rapid check antigen/tes GeNose C19 sebagai syarat perjalanan.

Sementara itu, untuk cuti bersama Idulfitri tetap diberlakukan yaitu pada tanggal 12 Mei 2021. “Sesuai arahan Bapak Presiden dan hasil keputusan rapat koordinasi tingkat menteri maka ditetapkan bahwa tahun 2021 mudik ditiadakan,” tegas Muhadjir Effendy. Sementara untuk volume pengguna terendah terjadi pada Rabu (12/5) atau satu hari sebelum lebaran yakni sebanyak 212,3 ribu orang.

Larangan Mudik 2021

Bagi pelaku perjalanan darat dengan kendaraan pribadi diimbau melakukan tes antigen, PCR, atau GeNose dalam waktu 1×24 jam sebelum keberangkatan. Tidak hanya melarang mudik, pemerintah juga akan memberlakukan pengetatan syarat perjalanan sebelum lebaran atau menjelang masa mudik. Pengetatan syarat perjalanan mulai berlaku pada 22 April hingga 5 Mei 2021, atau 14 hari sebelum masa pelarangan mudik (6-17 Mei 2021). Melalui surat edaran Satgas penanganan COVID-19 nomor 13 tahun 2021, pemerintah resmi melarang adanya perjalanan mudik tahun ini.

Dia mengatakan, wapres meminta bisa pulang ke rumah masing-masing, dan tidak dikenakan aturan ketat terkait larangan mudik yang berhububgnan dengan konteks pandemi. Pergerakan orang di wilayah aglomerasi Cirebon Raya/Ciayumajakuning berpotensi terjadi mengingat lokasi ke-5 daerah relatif berdekatan. Memang dia sadari, Ciayumajakuning bukan wilayah aglomerasi yang telah formal. Namun meski perjalanan masyarakat dibatasi oleh larangan, terdapat kebijakan yang mengecualikannya. Dia menjelaskan, larangan mudik menjelang Lebaran 2021 yang dilakukan pemerintah juga dikuatkan langkah Satuan Tugas Penanganan Covid-19 melalui penerbitan Surat Edaran No. 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H dan Upaya Pengendalian Covid-19 Selama Bulan Ramadhan 1442 H.

Adapun izin travel bisa dicabut, sampai penyitaan kendaraan yang melanggar aturan larangan mudik. Pelaku perjalanan udara diwajibkan mengisi e-HAC Indonesia, sementara pelaku perjalanan laut dan darat dihimbau mengisi e-HAC Indonesia. Adapun puluhan ribu kendaraan tersebut dijaring melalui 21 titik penyekatan dan 23 titik pemeriksaan di wilayah hukum Ditlantas Polda Metro Jaya. Sementara bagi anak berusia di bawah 5 tahun tidak diwajibkan melakukan tes Covid-19 sebagai syarat perjalanan. Periode H +7 pasca masa peniadaan mudik yang dimaksudkan dalam Addendum Surat Edaran ini berlaku pada tanggal 18 Mei sampai dengan tanggal 24 Mei 2021.

Nantinya, selama masa pengetatan ini, seseorang yang akan melakukan perjalanan harus menunjukan surat bebas COVID-19. Titik pengecekan di 333 titik, akses utama keluar dan masuk jalan tol dan non-tol, terminal angkutan penumpang, pelabuhan sungai, danau, dan penyeberangan. Terkait aturannya, Menteri Perhubungan telah merumuskan larangan mudik tersebut dalam Peraturan Menteri Perhubungan atau Permenhub No. PM 13 tahun 2021 tentang Pengendalian Transportasi Masa Idul Fitri 1442 H. Namun akan dilakukan tes acak apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Daerah. Sebagai negara berpenduduk mayoritas muslim, maka tak heran jika tradisi mudik lebih ramai dan menjadi sorotan media massa pada saat menuju lebaran.

Pasalnya, mudik merupakan momen berharga yang hanya terjadi setahun sekali bagi masyarakat perantauan untuk berkumpul bersama keluarga besar pada perayaan Hari Raya Idul Fitri di kampung halaman. Jelang larangan mudik 2021, situasi di Terminal Bus Kampung Rambutan menurun drastis, Selasa (4/5), simak selengkapnya. Gubernur Ganjar Pranowo meminta semua batas wilayah dijaga secara berlapis-lapis untuk mengantisipasi lonjakan pemudik dari luar daerah. Begini gambaran situasi Bandara Soekarno-Hatta atau Bandara Soetta di hari pertama masa larangan mudik Lebaran 2021. Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy mengakui larangan mudik 2021 tidak berhasil a hundred persen.

Jadi orang yang pertama tahu data & promosi kesehatan terbaru dari SehatQ. Total ada delapan aglomerasi yang diperbolehkan melakukan mudik lokal. Satu di pulau Sumatera, enam di pulau Jawa, dan satu di pulau Sulawesi dengan rincian sebagai berikut. Sandi mengatakan, masyarakat juga diizinkan untuk berkegiatan wisata akan tetapi diutamakan wisata lokal.

Sesaat lagi bulan ramadhan akan berakhir dan setelah berpuasa selama satu bulan penuh, maka tibalah waktu yang paling ditunggu-tunggu oleh para umat muslim yaitu hari raya idul fitri, dimana hari tersebut merupakan momen untuk berkumpulnya para keluarga besar. Menurut dia, target dari Operasi Ketupat tahun 2021 ini selain untuk pengamanan serta pengawasan protokol kesehatan sebelum, saat dan setelah Idul Fitri 1442 Hijriyah. Tentunya, untuk mencegah masyarakat yang hendak mudik dalam rangka memutus penyebaran COVID-19. Kementerian Perhubungan memberikan pengecualian aktivitas mudik atau boleh melakukan perjalanan lokal untuk wilayah tertentu yang lokasinya berdekatan atau masuk wilayah aglomerasi.

Comments are closed.